langkah-langkah tracing foto

Sekarang saya akan coba memaparkan langkah-langkah untuk membuat wajah menjadi kartun dengan teknik Tracing.

Tracing adalah teknik menjiplak dengan menggunakan tool yang sudah di sediakan di sebuah software grafis, semisal disini saya menggunakan CorelDraw.

Pertama siapkan fotonya dulu ya teman-teman…. dan dipastikan dulu kalau foto yang mau kita trace itu resolusinya bagus dan objeknya juga bagus. Karena itu nantinya menentukan titik kejenuhan proses tracing.

Setelah kita siapkan fotonya kemudian kita langsung drak ke CorelDraw. Kemudian potong foto sesuai dengan bidang yang dibutuhkan, dengan membuat rectangle pada bagian foto yang dibutuhkan kemudian seleksi kedua objek, kemudian pilih arrange>>shaping>>intersect

Setelah memilih bagian foto yang akan digunakan, kini menuju langkah selanjutnya, yaitu membuat garis dengan mengikuti objek foto, untuk membuat gambar , dengan menggunakan bezier tools:

Arahkan tools bezier mengikuti lekuk-lekuk kerudung:

Kemudian membuat mata, kembalikan kursor pada pick tools, kemudian gunakan bezier tools lagi:

Buatlah lingkaran luar mata dan lingkaran hitam dalam mata, kemudian gabungkan dengan memilih option arrange>>shaping>>intersect :

Dan jadilah seperti pada gambar dibawah ini:

Selain menggunakan bezier tools, kita juga bisa menggunakan auto close curve:

Yang berfungsi untuk menutup garis secara otomatis kemudian menjadikan garis menjadi sebuah bidang :

Namun garis yang dihasilkan oleh auto close curve adalan garis lurus, dan untuk membuatnya menjadi lengkungan kita dapat menggunakan shape tool kemudian pilih convert line to curve:

Setelah melakukan tracing dengan bazier tool, lalu seperti inilah hasilnya:

Hasil akhir tracing adalah berupa outline, tapi masih terlihat kaku, karena ketebalan garisnya masih sama:

Untuk mendapatkan ketebalan yang lebih berdimensi, kita bisa mengaturnya dengan opsi yang terdapat pada outline, dengan cara menyeleksi keseluruhan mulai dari luar sampai mengenai seluruh outline.

Kemudian double klik pada palet warna outline pada sisi kanan bawah ( atau kadang juga terdapat di bagian atas)

Kemudian atur dialog box sedemikian rupa,

mulai dari width, corner, line shape dan nib shape, sehingga hasil yang didapatkan akan lebih berdimensi dan juga lebih artistik

Kemudian langkah yang harus kita lakukan adalah mengkonversi outline kedalam objek. Dan yang terpenting adalah memastikan ketebalan outline dan style sudah cocok, karena setelah outline dikonversikan ke shape pengaturan tidak bisa dilakukan lagi. Kemudian langkah yang dilakukan selanjutnya adalah klik arrange >> convert outline to object

Setelah mengkonversikan outline menjadi objek, kita akan lebih leluasa untuk mengatur garis pembentuk objek dan lainnya

Cukup dengan menggunakan shape tool, kita bisa menyesuaikan bagian-bagian yang dirasa kurang

Setelah semua penyesuaian dirasa cukup, maka hasil akhir akan seperti gambar dibawah ini:

Kemudian langkah selanjutnya adalah membuat fill, namun berbeda dengan metode yang biasa digunakan yaitu bermain dengan layer, kali ini tidak akan ada penumpukan pada layer, karena semua obyek hanya mengisi area tertentu tanpa overlap satu sama lain.

Sekarang kita mulai langkah yang pertama ya teman..

Buatlah sebuah bidang menggunakan shape dan isi dengan warna sembarang (teman-teman dapat memilih putih dahulu sebelum diganti dengan warna yang lain)

Kemudian tempatkan dibagian bawah garis dengan menekan shift + page down.

Sebelum kita melanjutkan pengerjaan kelangkah selanjutnya, kita duplikat terlebih dahulu objek garis yang tadi kita buat.

Selanjutnya seleksi objek rectangle  putih dengan ditambah garis obyek duplikat tersebut pilih arrange>>shaping>>front minus back, opsi akan melubangi rectangle putih

Kemudian untuk memisahkan setup bagian ini dengan cara, klik pada rectangle putih kemudian klik ctrl + k (break apart), setelah dipisahkan oleh bagian yang tadi kita buat, buang area sekitar gambar, agar fill puti hanya akan mengisi bagian dalamnya saja.

Nah setelah selesai membuat fill , langkah selanjutnya adalah pemberian warna pada fill, yaitu langkah pertamanya adalah mewarnai gambar mendekati warna pada aslinya, kitan mengambil warna dari foto aslinya juga teman, yaitu dengan cara menyederhanakan warna foto menggunakan frace pada corel terlebih dahulu duplikat foto utama untuk kemudian di frace melalui menu bitmap>>quick trace, kemudian hasilnya adalah kita akan mendapatkan warna gambar yang lebih sederhana seperti pad gambar.

Sekarang mulai pada langkah pertama mewarnai gambar, yaitu dengan memiih warna yang mayoritas. Klik pada eyedropper tool, kemudian double klik palet fill pada bagian kanan bawah.

Kemudian kita klik add to palette.

Lanjut pada langkah selanjutnya yaitu menambahkan bayangan pada gambar, langkah pertama, posisikan gambar yang sudah ditrace tadi diatas gambar yang kita buat, kita cukup gunakan freehand tool supaya hasil lebih naturan dan cepat.

Saat sedang melakukan tracing, kita hanya peru perhatikan bagian dalam dari bidang, karena kita hanya akan memakai perpotongan antara bayangan yang kita buat dengan fill yang juga telah kita buat sebelumnya. Dimulai dari yang paling lebar  ukurannya sampai pada yang paling kecil.

Kemudian letakkan gambar aslinya di belakang dengan klik pada gambar kemudian tekan shift + pagedown.

http://tutorial.atmaluhur.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Capture35.png

Setelah itu kita bisa memberi warna bayangan, masih sama dengan cara sebelumnya, yakni menggunakan intersection, sehingga menjadi seperti pada gambar:

http://tutorial.atmaluhur.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Capture36.png

Lakukan hal yang sama pada baju dan bagian yang lain.

Langkah berikutnya yaitu finishing dan membuat alis, dalam tahap ini kita hanya perlu menggunakan artistic media tool

http://tutorial.atmaluhur.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Capture37.png

Kemudian pilih transparanchy>>uniform, kemidian atur agar terlihat transparana dan saling menumpuk

http://tutorial.atmaluhur.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Capture38.png

Langkah yang terakhir adalah mengubah warna outline. Sehingga menjadi seperti pada gambar.

http://tutorial.atmaluhur.ac.id/wp-content/uploads/2015/04/Capture39.png

Semoga apa yang saya tulis ini bisa bermanfaat, selamat mencoba J