Sejarah Desain Grafis

sejarah desain grafis
sejarah desain grafis

Assalammu’alaykum Wa Rohmatullah Wa Barokatuh,

Oke sobat sekalian, kali ini saya akan mengupas beberapa sejarah tentang desain grafis. Banyak mungkin dari kalangan kita semua sudah mengetahui tentang apa itu desain grafis, siapa itu desainer grafis, apa saja aplikasi yang di pakai dalam bidang desain grafis itu. Namun, sedikit sekali dari kita yang mengetahui tentang sejarah desain grafis ini, tentu saja hal ini agak sedikit memilukan, bagaimana tidak? kebanyakan dari kita itu hanya ingin agar bisa dan trampil saja dalam bidang ini, namun tidak tahu menahu tentang sejarah desain grafis ini. yaa… memang, tidak menjadikan suatu keharusan juga bahwa kita harus tahu tentang sejarah desain grafis ini, tapi ya kayaknya ada yang kurang kalau kita belajar tapi engga tahu awal mulanya suatu pembelajaran tersebut.

Jadi, sejarah desain grafis ini ternyata tidak terlepas dari seni rupa. mengapa Demikian? karena memang produk komunikasi visual yang tertua itu ialah lukisan gua yang berada di Lascaux, Prancis. Dan usia nya pun lebih dari 10.000 SM. Dan pada akhirnya simbol-simbol ideogram ini pun berkembang menjadi aksara yang banyak kita gunakan pada layar sekarang ini.

Di abad 18, atau tepatnya itu 1891 – 1896, ada sebuah buku yang di buat oleh gerakan Arts dan Crafts yang berhasil dipublikasikan oleh percetakan William Morris Kelmscott, yang dimana buku ini sendiri diperjual belikan kepada orang-orang kaya. Disinilah awal mulanya perkembangan desain grafis sendiri, dimana potensi pasarnya pun menguntungkan sekali. Dan Morris sendiri secara tidak langsung amat mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke-20 berkat karya dan usahanya dalam bidang ini.

Sebenernya dalam sejarahnya itu, awal penggunaan kata Desain Garis sendiri itu dimulai pada tahun 1922, yang disebutkan oleh William Addison Dwiggns, seorang desainer buku Amerika dalam sebuah esai yang berjudul New Kind of Printing Calls for New Design. Namun dalam sebuah artikel juga disebutkan bahwa buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis dalam judulnya ilalah Raffe’s Garphic Design .

Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Dan dari sini mereka membuat sejarah dengan membuat beberapa desain seperti : bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.

Jan Tschichold adalah salah satu bagian sejarah Dalam desain grafis, karena ialah yang merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini, namun selain itu ada juga Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky . Mereka juga mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Puncak peningkatan nya ilalah pasca Perang Dunia II, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. dalam sejarah nya pun,terjadi perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937, yang dimana perpindahan in membawa pengaruh besar pada desain di Amerika.

Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.

Oke, cukup sekian semoga hal ini bermanfaat dan menambah wawasan buat kita semua, Wassalammu’alaykum.