Prinsip Dasar Layout

0
622
  • 1. PRINSIPDASARLAYOUTINGCHAPTER 07
  • 2. ELEMEN LAYOUT• Layout memiliki banyak sekali elemen yang mempunyai peran berbeda-beda dalam membangung keseluruhan layout. Untuk membuat susunan layout yang maksimal, setiap designer perlu mengetahui peran masing-masing element tersebut
  • 3. ELEMEN LAYOUT• Dengan mengetahui elemen layout, maka seorang designer dapat lebih mudah menekankan prisip – prinsip design layout yang lebih baik dan lebih dapat dipahami oleh target audiencenya.• Elemen tersebut antara lain: – HEADER – JUDUL UTAMA – SUB JUDUL – FOTO – ILUSTRASI – BODYTEKS – TEXT BOX / FRAME – PULL QUOTES – FOOTER – NOMOR HALAMAN
  • 4. PRINSIP LAYOUT• Setelah mengetahui elemen layout, seorang designer haruslah bisa menyusun elemen tersebut sedemikian rupa sesuai prinsip dasar teknik layouting, yaitu: – SEQUENCE – EMPHASIS – BALANCE – UNITY
  • 5. SEQUENCE• SEQUENCE adalah urutan perhatian yang digunakan dalam Lay-out.
  • 6. Menurut hasilpenelitian PoynterInstitue – sebuahsekolah jurnalismedi US :75% orangmembaca secaramethodical, yaituberurutan dari ataskebawah, sisanya25% disebut denganscanning readers,karena melihathalaman secaraacak/random.
  • 7. EMPHASIS• EMPHASIS adalah teknik memberikan penekanan tertentu pada layout
  • 8. BALANCE• BALANCE adalah teknik mengatur keseimbangan pada layout
  • 9. Keseimbangan SimetrisKeseimbangan simetris dapat dikiaskan sebagai keseimbangan cermin, berarti,sisi-sisi yang berlawanan harus sama persis untuk menciptakan keseimbangan.Bilakita menarik garis lurus pada bagian tengah maka, bagian yang satu akanmenjadi cerminan bagi yang lain. Keseimbangan simetris ini sering disebut jugadengan keseimbangan formal.
  • 10. Keseimbangan Asimetris• Keseimbangan yang terjadi bila objek-objek berlawanan tidak sama atau seimbang, misalnya sisi satu memiliki objek lebih kecil dari objek yang lainnya. Keseimbangan Asimetris dapat memberi kesan santai dan casual, namun demikian penggunaan asimetris akan memiliki kesulitan tersendiri bagi desainer, karena ia harus menentukan layout dengan teliti untuk memberikan kesan bahwa desain tersebut masih seimbang. Dalam membuat tata letak yang asimetris agar tetap terlihat seimbang, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan.
  • 11. Keseimbangan Asimetris WarnaWarna dapat menjadi penyeimbang antara objek yang besardengan objek yang lebih kecil. Bila sebuah objek lebih besar dariyang lain gunakan warna harmonis yang serasi dengan objektersebut.
  • 12. UNITY• UNITY adalah menciptakan kesatuan secara keseluruhan.
SHARE
Previous articlePsikologi Warna
Next article“karya desain”

Leave a Reply