Serif VS Sans Serif

serif-sansserif

“Dimana pun Desain Grafis itu ada, karena segala sesuatu itu ada desainnya!”

Ya, seperti itulah kira-kira kiasannya. sejauh mata memandang selalu ada desain grafis yang dipandang.

percaya gak percaya, pada kenyataannya emang gitu ya temen-temen. coba deh temen-temen pikir apa sih yang gak sama sekali disentuh oleh tangan para desain grafis di sekeliling kita ini?

bahkan peralatan masak atau bahan makanan pun sekarang udah dikasih desain, baik dari bungkus atau stiker yang ditempel pada makanan tersebut. jadi apa sih yang gak ada desainnya?

dari pada ribut nyari-nyari yang gak ada, mending kita lanjutin baca artikel ini sampe tuntas.

oke, temen-temen artikel kali ini kita akan membahas tentang perbedaan jenis huruf serif dan sans serif, seperti yang kita ketahui  atau yang akan kita ketahui, kedua jenis huruf  ini memiliki perbedan yang sangat signifikan baik dari bentuk mau pun jenisnya.

SERIF

Jenis huruf ini memiliki sudut lancip biasa juga disebut jenis huruf yang bertanduk atau sering juga disebut oldstyle contoh hurufnya itu seperti Times New Roman, Bodoni, Garamond dan Georgia. Biasanya jenis huruf ini cocok digunakan untuk teks content karena nilai keterbacaannya yang baik.

serif-vs-sans-serif-typography-selection-1024x522

SANS SERIF

Nah, kalo jenis huruf satu ini ciri-cirinya berlawanan dengan ciri huruf serif , karena huruf sans serif itu ujungnya tidak bertanduk terkesan FLAT  alias Rata jenis huruf terkategori sansa serif adalah Arial, Bitstream Vera Sans, atau Century Gothic. dan jenis huruf ini sangat cocok untuk disisipkan didisplay desain yang kita buat karena jenis huruf ini mudah untuk dibaca dari jarak jauh dan jarak , tentu saja harus pandai-pandinya kita mengkombinasikan baik warna maupun tata letaknya  ya temen-temen.

cukup sekian.

Semoga Bermanfaat ^^