Metode Pewarnaan Pada Desain Grafis

Hai shobat blogger…

Perkenalkan nama saya Rifdah Herfiani. Pada sore yang cerah ini, saya ingin sharing tentang Ilmu Desainer Grafis. Semoga Tulisan saya ini bisa memberikan manfaat bagi shobat blogger semua.

Ok… langsung saja ya shobat….

Sebelumnya saya ingin kasih tahu, bahwa saya menggunakan aplikasi grafis CorelDRAW. Jadi bagi teman-teman yang di komputer atau notebooknya belum ada aplikasi ini, silahkan diisi dulu ya,…

Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing tentang teknik pewarnaan pada CorelDRAW. Warna adalah salah satu bagian dari desain grafis yang sangat berperan penting untuk membentuk keindahan desain. Didalam Aplikasi CorelDRAW kita mengenal 2 macam pewarnaan yaitu warna RGB dan CMYK. Sebenarnya sih ada banyak, namun untuk memudahkan belajar, kali ini saya hanya membahas yang 2 ini saja. Karena kedua jenis pewarnaan ini mempunyai fungsi penting dalam pembuatan sebuah desain grafis untuk percetakan.

  1. RGB COLOUR ( RED – GREEN – BLUE )

Untuk warna RGB biasanya kita gunakan untuk proses proof. Proses proof sendiri adalah proses finishing desain, namun belum mencapai final. Jadi masih sebatas untuk melihat hasil desain, tentang warnanya, tata letaknya dan lain-lain. Proses proff ini belum bisa digunakan sebagai acuan percetakan, karena warnanya belum memenuhi standart aturan cetak.

  1. CMYK ( CYAN – MAGENTA – YELLO – BLACK )

Warna yang kedua adalah warna CMYK. Warna CMYK disebut juga warna proses/process colour, pada tahap ini sebuah karya desain Grafis sudah mencapai final. Warna CMYK adalah warna standart yang dimiliki mesin cetak dan biasa digunakan dalam mencetak warna sparasi seperti brosur, sampul buku, majalah, kalender dll. Jadi keempat warna inilah yang akan dijadikan acuan cetak dalam sebuah proses percetakan.

Ok kembali ke aplikasi CorelDRAW….

Untuk mengaktifkan warna CMYK cobalah lihat pada menu bar CorelDRAW anda. Silahkan anda klik Window –> Colour Palletes –> Devault CMYK Palletes.

Hasilnya bisa anda lihat pada sebelah Kanan halaman window pada Corel Draw anda.

BEBERAPA MACAM METODE PEWARNAAN DALAM CORELDRAW ADALAH :

  1. Dengan Menggunakan Pallete Colour

Untuk mewarnai sebuah objek desain dengan pallete colour, anda bisa mengarahkan crusor pada warna yang anda inginkan lalu klik kiri pada mouse anda, atau klik kanan untuk memberikan warna pada outlen objek tersebut.

Lihatlah gambar diatas. Warna-warna yang ada pada Pallete Colour adalah warna dasar dalam aplikasi CorelDRAW. Jika anda memilih salah satu warna yang ada pada pallete colour maka anda akan mendapatkan warna-warna dasar untuk mewarna objek desain grafis anda.

  1. Dengan Menggunakan Fill Colour Dialog

Dengan teknik pewarnaan ini kita akan mendapatkan warna-warna detail. Artinya kita bisa mengkombinasikan beberapa warna menjadi sebuah warna khusus dengan persentase tertentu.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Arahkan crusor anda ke Toolbar yang ada disebelah kiri dari lembar kerja CorelDRAW anda. Kemudian tekan agak lama, tunggu hingga muncul beberapa sub menu, pilihlah submenu Fontain Fill Dialog. Kemudian akan muncul tampilan seperti berikut :

Dalam kotak dialog yang saya beri tanda merah diatas anda bisa memberikan kombinasi warna sesuai dengan kebutuhan desain anda. Jenis warna ini lebih sepesifik dan lebih detail dibandingkan dengan Pallete Bar Colour.

  1. Dengan menggunakan Fontain Fill Dialog

Pewarnaan yang ketiga adalah dengan menggunakan Fontain Fill Dialog. Teknik pewarnaan ini adalah sebuah teknik pewarnaan desain untuk menghasilkan warna gradasi.

Untuk menghasilkan warna gradasi, berikut adalah langkah-langkahnya.

Aktifkan Fontain Fill Dialog dengan mengarahkan crusor anda ke Toolbar yang ada disebelah kiri dari lembar kerja anda. Kemudian tekan agak lama, tunggu hingga muncul beberapa sub menu, pilihlah submenu Fontain Fill Dialog.

Dalam beberapa kasus desain, fountain fill Dialog dapat kita gunakan untuk membuat berbagai perpaduan warna gradasi yang memberikan keindahan tersendiri pada desain anda. Misalnya saja dalam kasus pembentukan warna gradasi membias seperti contoh berikut ini :

Ok.. shobat blogger…..

Saya kira sampai disini dulu pembahasan kita tentang panduan desain grafis. Semoga anda yang masih dalam tahap belajar desain, bisa mendapatkan manfaat dengan membaca tulisan saya ini. Pada tulisan saya selanjutnya kita akan membahas tentang komponen Bantuk pada Desain Grafis.

https://panduandesaingrafis.wordpress.com/2015/04/26/panduan-desain-grafis