Jenis Printer dan Fungsi Printer

1
1163

Sebagai seorang desainer grafis maka sebaiknya kita perlu mengenal Jenis dan Fungsi Printer. Dari sekian banyak jenis printer, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan serta fungsi tersendiri dalam proses cetaknya.

print-print

print print
Pengertian Printer Secara Harfiah

PRINTER adalah suatu alat yang terhubung ke perangkat komputer dan mencetak hasil kerja komputer baik berupa teks, gambar ke media kertas atau sejenisnya. Proses tersebut diperintahkan oleh komputer dan dikeluarkan melalui paralel port untuk melaksanakan tugasnya yaitu mencetak.
Berbagai Jenis Printer di Pasaran

Banyak sekali jenis-jenis printer yang sudah beredar di pasaran, ada printer yang bekerja berdasarkan sistem ketukan (dot matrix), thermal, bubble, ada pula yang bekerja berdasarkan semprotan tinta (ink) hingga laser.
Berikut Penjelasan serta Kelebihan dan Kekurangan beberapa Jenis Printer
1. Printer dot matrix

printer-dot-matrix-Epson FX-2190
Printer Dot Matrix (Epson FX-2190)
Gambar Printer Dot Matrix (Epson FX-2190)

Dot matrix adalah system pembentukkan karakter dari sejumlah titk-titik Printer dot matrix mempunyai element yang terdiri dari jarum-jarum yang menekan pita sehingga dapat mencetak pada kertas.

Printer kategori ini menggunakan pita sebagai tinta, dan pin yang berfungsi sebagai alat pemukul untuk mencetak pada bidang kertas. Hasil cetakannya berupa titik-titik kecil yang merangkai menjadi karakter. Oleh sebab itu hasil cetakan printer ini terlihat kasar.

Printer ini bekerja seperti halnya mesin tik sehingga dengan menggunakan printer ini, cetakan dapat langsung dirangkap dengan karbon. Printer ini hanya menghasilkan warna tunggal sesuai dengan warna dari pita yang dipasangkan, biasanya warna merah atau hitam.

Kecepatan cetaknya sangat bervariasi yakni antara 50-500 karakter per detik. Jumlah pinnya sangat bervariasi antara 9 -24 dan menentukan kualitas cetak yang dihasilkan.

Meskipun saat ini teknologi printer sudah semakin canggih, namun printer dot matrix masih diproduksi karena printer dot matrix dapat digunakan untuk mencetak dokumen tembusan, yang biasanya digunakan untuk membuat Continues Form, kwitansi dan Dokumen yang sudah ada cetakannya lainnya seperti Stopmap, Amplop, dll.

Kelebihan Printer dot matrix
– Dapat mencetak rangkap sekaligus.
– Dapat mencetak ukuran kertas yang lebar.
– Biaya pita printer yang relatif murah

Kekurangan Printer dot matrix
– Dpi dan ppm rendah sehingga hasil cetak terlihat kasar
– Proses cetak yang lambat
– Suaranya berisik ketika bekerja
– Warna yang dihasilkan tidak bervariasi.

  1. Printer InkJet

Inkjet-Printer-Epson-WP-4020

Printer InkJet (Epson WP 4020)
Gambar Printer InkJet (Epson WP 4020)

Jenis Printer ini adalah yang paling umum ditemui pada saat ini. Printer ini menyemprotkan tinta ke atas kertas untuk membentuk gambar. Hal ini terjadi dikarenakan ada sebuah plat magnet yang langsung mengalirkan tinta ke atas kertas sesuai dengan pola yang diinginkan. Kualitas cetakan printer inkjet hampir menyamai kualitas cetakan pada printer laserjet. Kualitas printer inkjet standar adalah sekitar 300 dpi (dots per inch) , walaupun jenis printer yang baru sudah mulai berimprovisasi. Selain tinta warna, printer inkjet juga bisa diatur untuk mencetak dalam bentuk hitam putih.

Printer jenis ini sudah menggunakan media tinta yang telah terisi pada suatu media penyimpanan dan siap menyemprotkan titik-titik dengan warna-warna kombinasi yang diperintahkan oleh komputer. Karena menggunakan sistem semprotan maka hasil yang didapatkan lebih baik kualitasnya daripada dot matrix. Tinta yang disemprotkan dapat dengan cepat mengering dalam hitungan detik.

Kelebihan Printer Inkjet :
– Hasil cetaknya lebih cepat dibanding dot matrix
– Kualitas cetaknya cukup baik
– Tidak terlalu bising ketik mencetak

Kekurangan Printer Inkjet :
– Harga relatif lebih mahal dibanding dot matrix
– Tinta printer original relatif mahal
– Tidak dapat mencetak lebih dari 1 rangkap

  1. Printer Laser Jet

Laser-Print-Xerox-Phaser-3250

LaserJet (Xerox Phaser 3250)
Gambar LaserJet (Xerox Phaser 3250)

Printer laserjet atau sering disebut dengan printer laser merupakan jenis printer yang menggunakan laser pada proses pencetakannya.

Proses Kerja Printer Laser Jet
Pertama-tama laser disinarkan pada sejenis drum untuk membuat pola gambar yang akan dicetak. Lalu drum itu berputar melalui toner ( sejenis tinta untuk laserjet tetapi berupa bubuk dan tidak cair ) dan bagian pada drum yang berlistrik mengambil toner. Lalu dengan kombinasi antara tekanan dan panas. tinta di drum itu dipindahkan ke atas kertas.

Printer laserjet bekerja sangat cepat dan catridgenya bertahan lebih lama. Sama seperti printer inkjet printer laserjet juga bisa diatur untuk mencetak warna hitam putih saja atau seluruh warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black)

Karena sistem yang mirip dengan fotocopy yaitu menggunakan photographic drum, perbedaanya pada mesin fotocopy bayangannya difokuskan pada silinder yang berputar, sedangkan pada laser printer bayangannya diciptakan dengan titik per titik oleh semiconductor laser.

Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga sangat tajam dan hemat biaya tinta. Printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya dalam jumlah banyak. Cocok digunakan untuk usaha Fotocopy dan Percetakan maupun Perkantoran.

Kelebihan Printer Laser Jet :
– Kecepatan cetak tinggi
– Hasil cetak sangat baik
– Tidak bising

Kekurangan Printer Laser Jet :
– Harga printer yang mahal
– Cepat Panas

  1. Printer LED/LCD

Printer LED-samsung-clp-415nw

LaserJet (Epson TM T88)
Gambar Printer LED (Samsung CLP 415nw)

Pada dasarnya jenis printer LED/LCD ini hampir sama dengan printer laser tetapi tidak menggunakan laser untuk membuat pola pada drumnya melainkan menggunakan cahaya. Orang-orang sering menyamakan printer Laser dengan printer LED/LCD. Proses cetaknya hampir sama tetapi printer LED/LCD menggunakan light-emitting diode. Printer ini menghasilkan kualitas cetak yang sangat tinggi baik itu teks maupun grafis.

  1. Printer Thermal (POS Printer)

Printer-Thermal-Epson-TM-T88

LaserJet (Epson TM T88)
Gambar LaserJet (Epson TM T88)

Jika anda pergi ke sebuah supermarket atau toko swalayan bahkan di kios-kios dan warung anda akan menemui printer jenis ini di meja kasir.

Kualitas thermal printer hampir sama dengan dot matrix, thermal printer menggunakan panas dan bukan ketukan atau impact. Keuntungan dari thermal printer adalah lebih tidak berisik dan mempunyai kecepatan tinggi, kelemahannya adalah harus menggunakan kertas khusus thermal ( umumnya permukaan licin dan dalam bentuk roll )

Tehnik yang digunakan printer ini adalah mengeluarkan panas untuk setiap pin pada head print yang akan mencairkan lilin dan melekatkan pada kertas yang khusus. Prinsip kerja printer ini mirip dengan printer dot matrix hanya saja printer thermal menggunakan panas pada pin nya.

Kelebihan :
– Bentuknya relatif kecil
– Cepat dalam mencetak
– Harga relatif mahal
– Tidak bising

Kekurangan :
– Harus menggunakan kertas khusus
– Tidak bisa mencetak kertas lebar

  1. Plotter / Wide Format Printing

Plotter-HP-Designjet Z6200

Printer Plotter (Designjet Z6200)
Gambar Printer Plotter (Designjet Z6200)

Plotter merupakan salah satu peralatan outputnya dapat mencetak grafis pada surface kertas, Vinyl, Sticker, dan berbagai bahan lainnya dalam ukuran besar dengan hasil yang memuaskan. Printer ploter cocok untuk mereka yang menerima jasa print digital outdoor dan indoor seperti banner, poster, sticker, cutting, dsb.

Jenis printer ini keakuratan pencetakan sangatlah dapat diandalkan. Ada 2 jenis printer plotter yakni flatbed plotter dan drum plotter.

Kelebihan Plotter :
– Dapat mencetak kertas yang lebar
– Kecepatan cetak sangat baik
– Kualitas cetak sangat baik
– Tidak bising

Kekurangan Plotter :
– Harga relatif mahal
– Memakan tempat
– Boros tinta

  1. Printer Solid Ink

Printer-Solid-Ink-ColorQube8570

LaserJet (ColorQube 8570)
Gambar LaserJet (ColorQube 8570)

Printer ini menggunakan sejenis tinta yang sudah dililinkan. Cara kerjanya adalah printer melelehkan tinta yang melilin tersebut lalu ditampung dalam sebuah tempat yang kemudian dipindahkan ke sejenis drum yang lalu akan mendinginkan tinta itu baru mencetaknya ke kertas. Jika dibandingkan dengan jenis-jenis printer lain, jenis printer ini mempunyai komponen dalam yang lebih sedikit. Suhu serta kelembapan kertas mempengaruhi kerja printer ini.

  1. Buble Jet

Canon-i70-color-bubble-jet-printer

Bubble Jet (Canon-i70)
Gambar Bubble Jet (Canon-i70)

Printer ini memang masih terhitung cukup mahal. Meskipun gambar dapat dikatakan menyerupai hasil cetakan film. Saat ini, ia memang belum dapat mencetak pada ukuran kertas yang besar sehingga ukurannya juga dapat dikatakan kecil. Printer ini biasanya dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara komputer. Karena selain dilengkapi dengan konektor USB, ia juga dilengkapi dengan card reader. Kini juga sudah tersedia printer photo portable yang dapat juga digunakan sebagai slide show.

Keunggulan :
– Stabil, respond dan suara sangat lembut.
– Dapat digunakan langsung dengan kamera tanpa perantara computer

Kekurangan :
– Cartridge mahal
– Hasil menggenang apabila terkena air

  1. Printer DTG ( Direct to Garment)

Printer-DGT-Imprimanta-Fast-T-Jet-Blazer

Printer DTG (T-Jet-Blazer)
Gambar Printer DTG (T-Jet-Blazer)

Printer DGT yang umumnya ada dipasaran lokal tanah air merupakan salah satu bentuk modifikasi atau pengembangan dari dunia printing yang baru. Peminat mesin ini dari dunia sablon kaos yang tadinya sablon warna manual sekarang berkembang menjadi printing kaos digital untuk dapat mencetak t-shirt / Kaos & kain secara langsung tanpa perantara ( tanpa transfer paper).

Printer DTG mempermudah para penjual kaos-kaos satuan untuk bisnis distro. Printer DTG sekarang ini menggunakan modifikasi dari printer merk Epson. Jenis tinta yang digunakannya adalah jenis tinta textil.

Selain bahan katun, printer dtg direct to garment ini juga bisa digunakan untuk mencetak sablon di atas bahan kain handuk, kain Satin, kain TC dan kayu.

Keunggulan menggunakan Printer DTG adalah :
– Bisa mencetak Full color
– Hasil sablon tajam dan merata dengan warna yang memuaskan
– Hasil awet dan bisa dicuci berkali-kali seperti hasil sablon manual
– Hasil cetak halus meresap ke bahan kain
– Tidak usah menggunakan transfer paper
– Tidak usah menggunakan mesin press kaos

Kelemahan :
– Perawatan head printer yang susah dan cendrung cepat buntu jika tidak merawatnya dengan benar.
– Harga tinta printer sangat mahal dari tinta sablon
– Harga jual jauh lebih mahal dari sablon manual untuk produksi jumlah banyak.

  1. Printer Label

zebra-tlp-2844z

Printer DTG (T-Jet-Blazer)
Gambar Printer Label (zebra tlp 2844z)

Printer Label ini digunakan untuk mencetak label dengan jumalah banyak dan lebih mudah. Beberapa Printer Label memiliki banyak fungsi sekaligus yakni pada supermarket juga bisa digunakan untuk mencetak barcode. Beberapa Printer label juga bisa mencetak label dengan berbagai bentuk.

Itulah penjelasan dari beberapa macam jenis printer baik dalam fungsi penggunaan maupun kelebihan dan kekurangan printer dalam hal kualitas cetaknya, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Artikel Terkait :
Mengenal Macam Jenis Tinta Printer
Nama Kertas untuk Cetak dan Digital Printing

http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=jenis-printer-dan-fungsinya

1 COMMENT

Leave a Reply