Filosofi Desain Grafis

0
253
Desain grafis adalah seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang, dan gambar.Dalam Desan Grafis teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang dapat dibunyikan. Desain Grafis diterapkan dalam desain komunikasi, desain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metode merancang, produk yang dihasilkan ataupun disiplin ilmu yang digunakan.
 ’Desain’ memiliki arti ’Proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru. Sebagai kata benda ’Desain’ digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatifitas, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.

 

Filosofi Simbol untuk Desain Grafis
Menganalisis suatu simbol sangat penting ditanamkan pada Desainer, sehingga dalam menggambar tidak disebut asal menggambar saja. Menggambar bukan berarti menciptakan gambar yang indah saja, namun juga harus memiliki makna. Kemampuan memasukan pesan atau falsafah kedalam karya seni itu menunjukkan kejeniusan seseorang dibidang seni. Suatu Logo memiliki arti yang mendalam karena dapat dikatakan sebagai lambang yang mewakili perusahaan secara keseluruan karena didalamnya mengandung makna tujuan, falsafah, sejarah, dan kekuatan yang diwakili oleh simbol-simbol dan warna-warna yang digunakan.
Berikut arti dari masing-masing simbol kosmogoni dan lima unsur (elemen) menurut Budaya Cina Kuno (Feng Shui) :
Maha Tiada Kutub/Maha Kosong
 Simbolnya adalah sebuah garis lingkaran kosong, yang didalamnya kosong, artinya tiada ujung dan tiada pangkal (infinity), tiada awal dan tiada akhir, melambangkan Tuhan Yang Maha Esa dalam sifat dan hakekatnya diluar kemampuan pemikiran manusia.
Maha Kutub/Maha Ada
  Simbolnya adalah sebuah titik didalam lingkaran, artinya segala sesuatu dijagat raya (termasuk manusia) berawal dari satu titik dan akhirnya menuju ke titik asal. Melambangkan Tuhan Yang Maha Ada, yang menjadikan asal dan akhir seluruh alam semesta.dan segala makhluk hidup ciptaan-Nya.
Unsur Air
 Sifat mewakili kepandaian, manfaat, bakat, komunikatif, tetapi tidak bisa menjadi pemimpin yang baik, karena dalam tindakan selalu berlandaskan perasaan dan tidak mengenal sifat tegas, selalu merendah. Penggunaan material ini. Sifat air diidentifikasikan dengan masalah rezeki yang baik, tetapi sifat dasar air sendiri sulit diraba dan tidak menentu, kadang tenang kadangkala bisa bergerak menjadi ganas.
Unsur Kayu
 Mewakili sifat optimis, kemauan keras, tekat, bijaksana, tidak terlalu ambisius, kerjasama yang tinggi. Sifat ini dipakai oleh mereka yang berwatak optimis, gerak cepat, mempunyai semangat juang tinggi, menjunjung tinggi toleransi terhadap sesama, pandai melihat situasi, usaha yang cocok adalah mode, akuntan, pengarang buku, bunga, obat, seniman, iklan, arsitek, penerbit, advokat, wartawan.
Unsur Api
 Mewakili sifat agresif, optimis, pandai, jiwa pemimpin, biasanya agak emosional dan tidak sabaran. Sifat api ini tidak cocok bagi yang berpendirian keras, mau menang sendiri, usaha yang cocok adalah biro jasa, pemusik, apotik, hiburan, penyanyi, dokter, elektro, radio, televisi, minyak.
Unsur Tanah
 Mewakili sifat sederhana, bijaksana, mementingkan fungsional dari pada teori. Walaupun banyak menghasilkan orang-orang cerdas tetapi kurang imajinatif. Sifat dasarnya adalah menghasilkan.
Unsur Logam
 Mewakili sifat tegas, selalu optimis, peka, insting yang kuat, keras kepala, gigih dalam perpendapat. Sangat cocok bagi yang berjiwa komunikatif dan pandai mempengaruhi orang lain. Usaha yang cocok adalah Bank, asuransi, saham, mobil, motor, mesin, politikus, elektronik, alat-alat besi.
disadur dari artikel Zaenoel Arifin

Leave a Reply