Dasar – Dasar Desain Grafis

Banyak yang berpikiran kalau desain yang baik adalah yang membutuhkan jam kerja yang banyak, membutuhkan skill tinggi dan aplikasi yang mahal.

Ya, memang, tapi sebenarnya desain yang baik adalah desain yang sederhana, yang membuat setiap orang yang melihatnya mudah menangkap maksud dari sebuah bentuk visual tersebut.

Dan untuk mencapainya, memang membutuhkan jam terbang yang banyak, tapi, semua orang bisa mencapainya, asalkan mau berusaha terus – menerus.

Dan untuk mencapai sebuah desain yang baik, dibutuhkan prinsip prinsip yang kuat yang menopang desain tersebut, beberapa di bawah ini adalah prinsip tersebut.

 

Warna

Hal yang paling utama dalam sebuah desain adalah warna, sepertinya kelihatan mudah memilih warna, tapi seorang desainer grafis terkemuka pun masih harus berjuang dalam memilih warna.

Warna yang menentukan, gambarmu menjadi sampah, atau menjadi sebuah mahakarya.

Warna menjadi sangat penting karena warna adalah sebuah aspek yang tidak disadari banyak orang, tapi memberi pengaruh yang sangat besar, contohnya, warna merah sangat melekat pada sesuatu bahaya, secara tak sadar ketika melihat lampu merah berkedap-kedip tanpa sadar kita akan memeriksa sebuah bahaya karena hal tersebut.

Dalam membuat Desain pun kita harus punya warna utama, karena warna utama itulah yang akan menjadi acuan ketika kita membuat desain.

Setelah memilih sebuah warna utama, kita bisa menggunakan kombinasi warna atau sebutannya adalah Color Scheme. Kita bisa menggunakan sebuah color schemer gratis di sini

 

Kedalaman

Kedalaman adalah sebuah hal yang penting sekali dalam desain, karena itu bisa menunjukkan hal yang lagi lagi secara tidak sadar dipahami oleh manusia.

Kedalaman bisa mengacu pada warna, ketebalan, dan juga ukuran.

Kita bisa melihat contohnya di bawah ini.

 

Typography

Tipografi memegang peran yang cukup vital dalam sebuah desain, tipografi lah yang menentukan sebuah desain itu untuk anak – anak, atau untuk eksekutif muda yang bersemangat.

Tipografi pula yang mengatur bagaimana penting atau tidaknya, mudah dibaca atau tidak, dan sebuah estetika desain.

Tipografi sendiri terdiri dari beberapa bagian.

Typeface
Font
Font Size
Leading
Tracking
Dan Lain – Lain.

 

Struktur

Sudah menjadi sebuah keharusan bahwa desain adalah soal struktur, layout dan hubungan antar bentuk

Tapi memahami strukturlah hal yang menjadi sulit sekali, bisa dibilang, inilah titik kritis kualitas seorang desainer grafis, apakah dia bisa menjadi yang baik, atau hanya sekedar desainer grafis abal – abal.

Struktur sendiri memiliki beberapa prinsip yang harus diketahui oleh setiap desainer grafis, antara lain.

  • Kombinasi

Kombinasi adalah bagaimana menciptakan sebuah interpretasi baru dari gabungan gambar. Inilah hal yang membutuhkan sebuah struktural yang baik sehingga pesan lain bisa disampaikan dengan gabungan objek tersebut.

Tentu saja ini sangat banyak digunakan, contohnya, adalah bagaimana huruf P bisa dibuat dengan gabungan 3 bentuk yang sama dalam logo Pertamina, berarti si pembuat logo ingin memberikan pesan huruf P kepada para pelihatnya.

contohnya : logo pertamina
  • Kesederhanaan

Seperti ditulis di awal, kesederhanaan sangat dituntut dalam sebuah desain, karena dengan sebuah kesederhanaan, sebuah pesan visual bisa diterima oleh para pelihatnya dengan mudah, karena itu pula, peran desainer grafis menjadi vital pula.

Jangan sampai, karena terlalu ruwet, justru pesan tak tersampaikan dan hasil yang didapat tidak maksimal.

Karena kesederhanaan pula, gambar kita bisa memiliki banyak arti, dan orang lebih menyukai menebak – nebak sebuah sesuatu dibanding dengan sebuah desain yang kaku dengan banyak ornamen yang justru melihatnya membuat pusing.

  • Hubungan

Hubungan bisa dibuat dengan persamaan bentuk, atau persamaan warna, atau juga persamaan ukuran, dengan memanfaatkan prinsip ini, struktur yang kita buat bisa lebih mudah dicerna.

Kita juga bisa memanfaatkan hal ini sebagai hal yang membuat desain kita menarik.

  • Struktur Yang Rapi

Struktur yang rapi membuat mata kita tenang melihatnya, walaupun kadang – kadang desain yang tidak rapi cukup baik dalam menarik perhatian, tapi untuk penerimaan pesan, lebih baik sebuah desain yang rapi

Desain yang rapi juga membuat para pembacanya memiliki keteraturan dalam menerima pesan sehingga pesan lebih banyak yang tersampaikan.

  • Golden Ratio

Ada banyak desainer grafis sekarang yang sangat senang menggunakan golden ratio, dan memang, golden ratio memberikan estetika desain yang ciamik karena diambil dari perhitungan alam, dan melihat karya yang menggunakan golden ratio, membuatnya seimbang dan menyenangkan untuk dilihat.

Golden Ratio adalah 1 : 1.61

Golden Ratio bisa digunakan untuk banyak hal, mulai dari font, layouting, dan image.

Tips Tambahan

Beberapa tips tambahan dalam pengaplikasian desain grafis, yaitu

  1. Tetap buat simpel, karena kesederhanaan adalah kunci dari mudahnya informasi dipahami, dan ketika informasi berhasil diterima, itulah keberhasilan seorang desainer grafis.
  2. Tiru orang lain, tapi jangan membuatnya sama, meniru adalah salah satu pembantu untuk menemukan desain yang sempurna, tapi ketika membuatnya sama, apalah bedanya dengan para plagiator.
  3. Selalu mencari ide dan desain yang baik, karena tren terus berjalan, jangan sampai kita stuck di satu titik dan estetika desain kita flat.