Cara Memilih Font Untuk Logo

Assalamualaikum, kali ini saya akan memberitahu bagai mana cara memilih font untuk desain logo. font dalam logo sangat berpengaruh jika pemilihan font salah akan menggiring penyampaian yang salah juga kepada konsumen. Nah berikut ini adalah beberapa tips yang harus diperhatikan jika memilih font dalam desain pembuatan logo.

1. Jangan Gunakan Font Default
semua orang mengetahui type font default seperti arial, times new roman, dan courier. itu adalah font yang sudah terinstal secara deafult pada sistem operasi windows. jika kalian ingin menonjolkan efek yang khas, hindari penggunaan font deafult seperti itu. Gunakan font yang dapat didownload gratis maupun berbayar. font bisa didownload digoogle.

2. Jangan Menggunakan Font yang Terlampau Unik
Tampilan seperti Comic sans, curiz MT, papyrus, dan yang lainnya memang unik. tetapi tidak teratur. terkadang font tersebut bisa merusak titografi kalian.

3. Jangan Memilih Font yang Sulit Dibaca
Banyak sekali Font yang terlihat cantik. tetapi sulit dibaca apalagi dilihat secara sepintas. Hindari juga font yang dapat merusak seperti bevel dan shadow. saat membuat logo kalian harus siap bahwa logo kalian akan digunakan pula kedalam banyak media visual seperti stample, akrilik, faktur. dan lain sebagainya.
4.Jangan Gunakan Font yang Terlampau Tipis
Mungkin beberapa font tipis akan bagus terlihat di layar monitor. Namun ketika melalui proses produksi printing dan percetakan, font bisa saja akan tenggelam dan tidak kelihatan. Maka hindari menggunakan font yang terlalu tipis. Logo yang baik adalah logo yang akan tetap jelas terlihat dalam berbagai ukuran. Kenapa? Karena sekali lagi, logo anda tidak hanya akan dicetak pada media online saja. Suatu saat logo anda akan dicetak pula pada berbagai media pemasaran seperti baliho, flyer, dlsb

5. Gunakan Font yang Relevan dengan Jenis Perusahaan Anda
Bentuk dari sebuah font menyuarakan makna tersendiri. Seperti font yang tipis akan terdengar seperti suara seorang wanita yang lembut dan halus, maka font yang tebal akan terdengar seperti suara yang berat dan tegas. Font yang tidak relevan akan menggiring pengunjung pada persepsi yang salah. Berikut adalah ciri khas bisnis dan font apa yang dapat anda pilih

Gembira = Cooper, Andy, Flowerchild.
Maskulin = Rockwell, Impact, Giant, Microgamma.
Feminim = Gabriola, Kalinga, Lucida Calligraphy, Bernhard Modern.
Formal = Corpid, Calson 540, Whitney Book, Cooperplate Ghotic, Gotham.
Gadget = Tiera Negra, Block Out, NeoTech.
Fashion = Birch.
Olahraga = Machine.

6. Jangan Gunakan Terlalu Banyak Font
Menggunakan terlalu banyak font akan membuat logo terlihat clutter, tidak memiliki kesatuan dan terlihat amatiran. Orang-orang akan bingung ketika melihat sebuah logo dengan banyak font (lebih dari dua jenis font) dan tidak bisa menangkap maksud apapun dari logo tersebut.

7. Memperhatikan Legibility
Legibility berhubungan dengan kemudahan mengenali dan membedakan masing-masing huruf/karakter. Suatu jenis huruf dikatakan legible apabila masing-masing huruf/karakternya mudah dikenali dan dibedakan satu sama lain.
Font “Motion Picture Personal Us” memiliki huruf I dan J yang hampir sama. Harus dihindari dalam sebuah logo.
Font type Futura huruf a mirip bentuknya dengan huruf o. Font type Myriad Pro lebih legible.

8. Memperhatikan Readability
Readability berhubungan dengan tingkat keterbacaan suatu teks. Apabila legibility membahas setiap karakter hurufnya, maka readability membahas mengenai keseluruhan teks yang telah disusun dalam suatu komposisi. Teks yang readable berarti keseluruhan lebih mudah dibaca.

oldschool

Wasalamuallaikum Wr.Wb.

sumber : internet