Prinsip – Prinsip Desain Grafis

artikel-16

Dalam bekerja seorang desainer grafis harus mempertimbangkan berbagai prinsip demi mencapai hasil akhir yang baik. Prinsip-prinsip desain yang akan dijelaskan di bawah ini bukanlah sebuah nilai mati bahwa desain yang paling baik adalah seperti apa yang dikandung dalam prinsip tersebut. Tetapi sekadar anjuran beginilah seharusnya desain yang baik. Karena sesungguhnya tidak ada penilaian bagus atau jelek atas sebuah desain. Semuanya itu tergantung selera desainer grafis, klien dan khalayak yang menjadi sasaran pesan. Hal ini ditegaskan pakar desain grafis, Danton Sihombing dalam majalah Cakram: penilaian karya desain grafis sesungguhnya adalah menguji tingkat kelayakannya, dalam arti tidak ada karya desain grafis yang benar ataupun yang salah.

Prinsip – Prinsip Desain Grafis adalah sebagai berikut:

Kesederhanaan
Banyak pakar desain grafis menyarankan prinsip ini dalam pekerjaan desain. Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Huruf judul (headline), subjudul dan tubuh berita (body text) sebaiknya jangan menggunakan jenis font yang ornamental dan njilimet, seperti huruf blackletter yang sulit dibaca. Desainer grafis lazim juga menyebut prinsip ini sebagai KISS (Keep It Simple Stupid). Prinsip ini bisa diterapkan dengan penggunaan elemen ruang kosong (white space) dan tidak menggunakan terlalu banyak unsur-unsur aksesoris. Seperlunya saja.

Keseimbangan
Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua, yaitu: keseimbangan formal (simetris) dan keseimbangan informal.

Keseimbangan formal memberikan kesan sempurna, resmi, kokoh, yakin dan bergengsi. Keseimbangan formal juga menyinggung mengenai konsistensi dalam penggunaan berbagai elemen desain. Semisal wana logo. Dalam desain kartu nama desain dibuat dengan full color (F/C). Tetapi dengan pertimbangan agar desain lebih variatif dan tidak membosankan, maka pada media desain yang berbeda Anda membuat logo tersebut dengan warna duotone. Nah, pada kondisi ini, gagasan variasi desain sebaiknya tidak diperlukan. Apa jadinya kalau logo tersebut adalah logo sebuah produk barang. Konsistensi juga sangat diperlukan sebagai kesan identitas yang melekat pada sebuah merek produk. Kita tidak mau konsumen sampai lupa pada produk yang dijual. Sedangkan keseimbangan informal bermanfaat menghasilkan kesan visual yang dinamis, bebas, lepas, pop, meninggalkan sikap kaku, dan posmodernis.

Kesatuan
Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Contohnya adalah ilustrasi, garis dan teks diberi raster sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang dimaksud.

Penekanan (aksentuasi)
Penekanan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud. Kalau dalam konteks desain surat kabar ini bisa dilakukan dengan memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini akan mengesankan pentingnya berita itu untuk dibaca oleh pembaca. Atau juga membesarkan ukuran huruf pada judul berita, sehingga terlihat jauh berbeda dengan berita lainnya. Penekanan juga dilakukan melalui perulangan ukuran, serta kontras antara tekstur, nada warna, garis, ruang, bentuk atau motif.

Irama (repetisi)
Irama merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu antara dua nada musik beruntun yang sama. Desain grafis mementingkan interval ruang atau kekosongan atau jarak antar obyek. Misalnya jarak antarkolom. Jarak antar teks dengan tepi kertas, jarak antar 10 foto di dalam satu halaman dan lain sebagainya.

Demikian Prinsip – Prinsip desain Grafis, semoga bermanfaat
Terima kasih

http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=prinsip-prinsip-desain-grafis

Ilustrasi Daun Gaya Mesh Tool

TIPS!!!
Sebelum Mempelajari Adobe ILLUSTRATOR sebaiknya anda betul – betul sudah mahir dasar dasar Photoshop Dasar dan Coreldraw Dasar

Illustrasi Daun Gaya Mesh Tool
Publish: 05 Agustus 2010 | Author & Copyright: Damar Sasongko Ae | Status: FREE tutorial

Pada tutorial yang sebelumnya kita telah belajar cara penggunaan mesh tool nah sekarang saatnya kita belajar mengaplikasikan tehnik mesh tool dalam membuat suatu gambar Daun di Adobe Illustrator sehingga daun tampak alami dan warnanya menarik.

Langkah – Langkahnya:

  1. Kita harus membuat object dengan menggunakan Pen Tool , lalu warnai

9ai1

  1. Buat garis – garis mesh (jika anda telah mempelajari tutorial mesh tool di tutorial sebelumnya maka pengaplikasiannya sama saja)

9ai2

  1. Seleksi pada seluruh pinggir titik – titik mesh dengan menggunakan Direct Selection Tools (A) , tekan shift untuk menyeleksi

9ai3

Setelah terseleksi semua titik – titik yang di pinggir kemudian pilih warna dengan pallete color untuk menghasilkan efek gradasi mesh

9ai3a

  1. Buatlah tulang daun dengan Pen Tool

9ai4

  1. Berikutnya membuat urat daun

9ai5

  1. Perbanyak Copy paste urat daun yang telah dibuat hingga seperti ini

9ai6
7. Kemudian bikin gambar tangkai dengan Pen Tool , untuk warna bikin gradient / Gradasi

9ai7

gambar bidang dengan menggunakan Pen Tool , untuk warna pilih warna agak tua dari warna dasar daun (blending : multiply dan opacity: 16%)

9ai8
Letakkan di tengah daun

9ai9

untuk menambah kesan gradasi maka tambahkan bidang lagi sebagai berikut
Pilih warna putih (blending Softlight dan atur opacitynya 17%)

9ai10

dan Jadilah setangkai bunga… eh Setangkai daun… ^_^

9ai11

Kurang lebih seperti ini :

9ai12

Illustrasi Daun di Adobe Illustrator
Selamat belajar Tutorial Illustrator di ilmuGrafis
Terima kasih, Semoga bermanfaat

http://www.ilmugrafis.com/ex-illuistrator_vector.php?page=illustrasi-daun-gaya-mesh-tool.

Membuat Motif Menggunakan Pattern

Pada motif / corak / pattern biasa diaplikasikan untuk pakaian, ubin, wallpaper, tekstur game, kartas kado dll. Maka pembuatan pattern yang berkesimanbungan / atau repeat perlu dikuasai oleh desainer dan tekstil. pada kasus ini, pattern kita buat sendiri dari awal sampai akhirnya siap repeat untuk media kain, kertas dan elektronik.
Membuat Motif dan mengubahnya menjadi Pattern

Membuka canvas baru dan menggunakan garis bantu

Pilih menu File > New… atau tekan Ctrl + N pada keyboard, lalu masukan nilai Width : 500 Pixels dan Height : 500 Pixels dan background contents : White seperti gambar dibawah ini.

membuat-motif-01

 

 

 

 

 

Tampilkan garis batu pada lembar kerja, caranya tarik garis dari ruler vertikal dan horizontal yang pernah kita bahas pada tutorial “Memberikan efek bintik pada pattern“.Letakan garis bantu vertikal dan horizontal tepat ditengah-tengah lembar kerja kita, tampilannya seperti gambar dibawah ini.

membuat-motif-02

 

 

 

 

 

 

Mulai membuat bentuk dasar

Klik Custom Shape Tool atau tekan U pada keyboard, atur parameter di Option bar, mulailah membuat gambar seperti gambar dibawah ini dengan cara klik dan drag pada lembar kerja.

membuat-motif-03

 

 

 

 

 

 

Memberikan efek menggunakan layer style

Klik kanan pada layer Shape 1 pilih Blanding Option lalu masukan nilai-nilainya seperti bambar dibawah ini.

membuat-motif-04

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selesai klik OK.

Merotasi dan menduplikat

Setelah kita berikan efek, selanjutnya kita ubah layer Shape menjadi layer Bitmap, caranya klik kanan pada layer Shape 1 pilih Rasterize Layer.

Selanjutnya, tekan Ctrl + T lalu pindahkan titik pusat rotasi ke tengah lembar kerja seperti gambar dibawah ini.

membuat-motif-05

 

 

 

Pada Rotation text Box di Option bar, masukan nilai 45 lalu tekan Enter 2 kali.

membuat-motif-06

 

 

 

 

 

 

Untuk mengulangi perintah transform terakhir sambil mengcopynya tekan Ctrl + Shift + Alt + T pada keyboard sebanyak 7 kali sehinggan bentuknya seperti gambar dibawah ini.membuat-motif-07

 

 

 

 

 

 

Satukan layer copy dengan cara tekan Ctrl + klik layer Shape 1 sampai Shape 1 copy 7, lalu klik kanan pilih Marge Layers.

Menyisipkan objek tambahan

klik kembali icon Custom Shape Tool, untuk mengisi ruang yang kosong diantara helai bunga, isi dengan gambar lain seperti gambar dibawah ini.

membuat-motif-08

 

 

 

 

Seperti langkah sebelumnya, Saya rasa Sobat bisa membuarnya seperti gambar dibawah ini.

membuat-motif-09

 

 

 

 

 

 

berhasil.

sumber :photoshopdesain.com

aq5

Efek Light Leaks

11    Bagi yang pernah menggunakan kamera foto analog ‘jaman dulu’ pasti pernah mengalami hasil foto dengan efek light leaks. Yaitu efek warna oranye pada foto sebagai akibat buruknya kualitas roll film. Foto seperti ini merupakan kesalahan, bukan untuk tujuan estetis. Namun tidak ada salahnya kita membuat efek foto light leaks menggunakan gradient tool Photoshop untuk memberikan efek ‘foto gagal’ pada foto kita. Kunci dari efek light leaks adalah penggunaan reflected gradient pada layer kosong yang diletakkan di atas layer foto/background, dengan blend mode Vivid light agar diperoleh kontras tinggi. Untuk memperoleh efek cahaya pada kedua sisi foto, centang checkbox Reverse pada option bar untuk gradient tool. Sedangkan untuk warna bisa dipilih warna oranye atau warna lainnya.

Langsung saja ikuti langkah-langkah berikut ini:

1. Buka foto.

22Gambar: Buka foto anda.

Buka foto dengan memilih menu File>Open, pilih foto anda kemudian klik tombol Open.

  1. Buat Layer Baru.

33Gambar: Buat Layer Baru.

Buat layer baru dengan mengklik icon Create a new layer (lihat gambar dilingkari biru). Akan terbentuk Layer 1 di atas layer background. Ubah blend mode dari normal menjadi Vivid Light.

  1. Atur warna foreground.

44Gambar: Ubah warna foreground.

Ubah warna foreground dengan warna oranye seperti warna foto light leak. Klik kotak warna foreground pada tool panel. Setelah muncul window Color Picker, silahkan anda pilih warna oranye atau anda bisa mengisikan nilai warna #ffa53b.

4. Atur Gradient Tool.

55Gambar: Atur Gradient Tool.

Klik icon gradient tool. Pada option bar, pilih foreground to transparent, Reflected Gradient, Mode:Normal, dan checkbox Reverse, Dither, Transparency seluruhnya di centang.

5. Terapkan Gradient.

66Gambar: Terapkan Gradient.

Klik pada Layer 1 untuk mengaktifkannya. Terapkan gradient dengan cara mengklik dari bagian tengah foto kemudian drag ke arah kanan atau kiri. Setelah melepaskan mouse, foto anda akan memiliki efek light leaks.

6. Atur Opacity.

77Gambar: Atur Opacity.

Jika anda merasa efek light leaks terlalu kuat, atur opacity Layer 1 menjadi sekitar 50-60%. Sampai disini selesai sudah efek light leaks. Baca tutorial efek light leak di GIMP. Berikut ini hasil akhirnya:

88

Gambar: Efek Light Leaks.

Sumber Gambar: National Geographic.

Membuat Matahari Buatan dengan Photoshop

Berikut Sketsa tutorial Matahari dengan Photoshop:
1. Buka gambar yang telah disiapkan dengan photoshop, disini ada gambar foto bersama di pantai yang bisa anda Save As sebagai file latihan

1

Caranya: klik kanan gambar, pilih save as images, taruh di komputer dan buka dengan photoshop

  1. Tambahkan Matahari buatan dengan Lens Flare
    Caranya: Pada menu utama Pilih FILTER >> RENDER >> LENS FLARE
    Gunakan Setting yang sesuai, pada tutorial ini menggunakan setting seperti ini:

2
tempatkan lens flare di pojok kiri atas, dengan cara klik kiri pada Flare Center, pilih 105mm prime karena untuk keadaan terang seperti ini sangat cocok dan kelihatan alami, tingkatkan brightness namun jangan terlalu tinggi 113% saja sepertinya sudah cukup dan matahari buatan sudah jadi, simpe mudah dan IT’S MAGIC seperti dalam buku karangan beliau PHOTOSHOP MAGIC
Hasilnya:

3

Demikian tehnik membuat matahari dengan photoshop semaga dapat bermanfaat

Referensi http://www.ilmugrafis.com

 

Membuat Bayangan Obyek

Tutorial Photoshop kali ini adalah tentang teknik membuat bayangan suatu obyek, hal ini penting ketika kita memindahkan object dari gambar satu ke gambar yang lain agar terlihat lebih natural (nyata) seperti tujuan mengedit foto yaitu memanipulasi foto agar terlihat senyata mungkin

Langkah – langkahnya sebagai berikut :

  1. Buka Program photoshop lalu klik file > open > pilih gambar yang akan di edit
    disini sebagai contoh saya memakai 2 gambar yaitu

- wisata taman mekarsari Cileungsi, Jawa Barat
Taman_Wisata_Mekarsari
- foto object yang nantinya akan kita pindah ke taman mekarsari
objeck

  1. Seleksi object yang akan dipindahkan, caranya seperti yang telah dibahas sebelumnya, bisa menggunakan pen tool untuk menyeleksi (cara menyeleksi menggunakan pen tool bisa dilihat di Memisahkan dan Menghapus Background ) atau dengan menggunakan cara Teknik Seleksi CHANNELS dan PATHS
  2. Pindahkan gambar object yang telah kita seleksi dengan move tool ke gambar yang lain (dalam hal ini gambar taman wisata mekarsari)
    jika kurang paham dengan apa yang saya katakan di atas (cara memindahkan) bisa membuka link ini Menggabungkan Gambar
    hasilnya:
    72pe1

  3. Agar gambarnya lebih kecil kita bisa mentransformnya dengan cara klik CTRL + T
    cara transform lebih jelas bisa klik Teknik Transform Photoshop
    72pe2
    Agar gambarnya lebih natural, atur level pencahayaannya dengan menekan CTRL + L
    72pe3
    Klo sudah klik OK
    hehehe sepertinya bule kita kepanasan

  4. Ok sekarang cara membuat bayangannya, caranya yaitu Duplikat layer 1 dengan menekan CTRL + J
    maka kita akan mempunyai Layer 1 copy
    lakukan transform masih ingat kan caranya di atas
    72pe4

  5. Setelah selesai mentransform bayangan maka langkah selanjutnya adalah memberikan warna hitam
    caranya: klik Layer >> Layer Style >> Color Overlay…
    pilih warna hitam, lalu OK

  6. Sekarang turunkan opacitynya, dalam contoh kali ini opacity saya turunkan ke 55%, Fill 0%
    72pe5
    Langkah terakhir gunakan move tool untuk menggeser bayangan agar lebih pas ke kaki object kita
    bahkan bisa juga menghapus sedikit untuk merapikan dengan Eraser Tool
    hasilnya:
    72pe6
    Terima kasih telah belajar bersama ilmuGrafis, sampai jumpa lagi di Efek Photoshop lainnya

sumber : ilmugrafis.com

Format TIFF atau TIF (Tagged Image File Format)

Hanya terdapat di beberapa tipe kamera prosumer serta D-SLR versi lama yang menyimpan data gambar dalam format ini. TIFF (Tagged Image File Format) mempunyai ukuran file yang sangat besar dan mempunyai gradasi warna lebih banyak karena merupakan standart warna tanpa kompresi. Nilai garadasi warna TIFF adalah 12 bit/chanel atau sekitar 1024-4096 warna. Sebagaimana JPEG, TIFF juga langsung bisa dikenali oleh software photo editing karena sifatnya yang universal. Pada dasarnya, dalam proses data gambar digital, semua file TIFF adalah hasil proses dari file RAW. Kemungkinan TIFF tersebut diproses prosesor kamera atau melalui post-processing RAW di komputer.

Sebuah file TIFF dalam tahapan konversi pada umumnya belum mengalami kompresi yang dapat menyebabkan hilangnya sebagian data di dalamnya. Setiap pixel pada file TIFF dibentuk dari perhitungan nilai dari 4 pixel pada data RAW nya (1 modul pada data RAW). Inilah yang menyebabkan jumlah pixel pada sebuah file RAW lebih banyak daripada jumlah pixel pada TIFF yang dihasilkannya. Ini juga yang menyebabkan setiap pixel pada file TIFF dapat menyimpan 3 nilai, masing-masing untuk warna Merah, Hijau, dan Biru.

File TIFF dapat disimpan dalam format kedalaman 16 bit (selain juga bisa 8 bit) dan hampir semua software grafis dapat membacanya. Bahkan format ini dapat menyimpan data gambar yang terdiri dari lebih dari satu layer, contohnya penggunaan alpha channel. Oleh karena itu, ini adalah format yang sangat jamak dipakai dalam dunia printing.

Keunggulan format TIFF adalah mampu menyeimbangkan antar kualitas gambar dan ukuran file dan dapat diterima oleh berbagai aplikasi grafis. Oleh karena itu, format ini jamak dipakai dalam transfer data gambar yang masih menuntut kualitas data gambar yang prima seperti stockphoto, gambar hasil desain grafis, atau untuk keperluan printing.

Kekurangan format TIFF tentunya adalah ukuran filenya yang masih terlalu besar untuk sekedar keperluan sharing dan preview gambar. Oleh karena itulah diciptakan format JPEG.

http://www.ilmugrafis.com/artikel

Cara Membuat Efek Api di CorelDRAW

Untuk mendesain apa saja sebenarnya mbulet perintah-perintahnya itu-itu saja, cuma bagaimana kita memaksimalkan tool yang ada. Ok.. untuk membuat efek api seperti gambar diatas langkahnya sebagai berikut;
1. Buat objek 3 warna seperti dibawah ini;

2
2. Klik perintah Transparency tool di toolbox, pada Property Bar atur Type: Uniform, pada Transparency Midpoint atur: objek yang putih: 50%, objek warna kuning: 75%, objek warna merah: 95-100%, hasilnya seperti gambar dibawah ini;

3

  1. Dengan perintah Blend tool di Toolbox arahkan ke objek warna kuning ke warna merah, kemudian arahkan lagi dari warna putih ke warna kuning;

4

  1. Hasilnya seperti gambar dibawah ini;

5
5. Selanjutnya kita buat Brush dengan cara klik Artistic Media tool di Toolbox, pada Property Bar > klik Save artistic media stroke > Save As dengan nama “API” gitu saja dan klik Save;

6
6. Sehingga pada Custom Brush Stroke sudah tampil Brush yang kita buat tadi;
7
7. Untuk mengaplikasikannya, kita bisa langsung dengan Artistic Media tool, atau kita membuat objek outline dulu dengan Bezier tool;

8
8. Kemudian pilih perintah Artistic Media tool arahkan pada tombol Scale stoke with object untuk mentransformasi objek line menjadi objek brush Stroke dalam hal ini “API” tadi, dan lakukan juga pada objek line yang lain;

9
9. Dan inilah hasilnya

10

selamat mencoba kawan !!

http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2014/01/cara-membuat-efek-api-di-coreldraw.html

Format JPEG (Joint Photographic Expert Group)

adalah format gambar yang sangat – sangat umum, mulai dari Camera HP hingga camera digital dapat menyimpan data gambar dalam format digital ini. Format JPEG adalah format gambar yang telah mengalami kompresi semaksimal mungkin untuk kepentingan sharing dan preview. Format JPEG saat ini telah dikenal sebagai format yang paling populer untuk data gambar. Semua software grafis dapat membuka format file ini, bahkan untuk aplikasi lain contohnya audio atau aplikasi accounting dapat membuka format file ini jika memerlukan data gambar.

Sama halnya dengan TIFF, setiap pixel pada file JPEG memiliki 3 nilai untuk masing-masing warna digital (RGB tadi). Tiap pixel pada file JPEG memiliki kedalaman 8 bit, oleh karena itu ukurannya bisa diminimalisasi. Namun berbeda dengan TIFF, kompresi dalam JPEG tidak menggunakan metode “lossless”, namun menggunakan metode “loosy”; artinya seiring dengan kompresi ukuran file yang semakin kecil, data gambar juga hilang. Namun penghilangan data gambar ini dibuat sedemikian rupa sehingga tidak begitu terlihat secara visual ketika ditampilkan di monitor komputer.

Pada file JPEG dapat ditambahkan data EXIF, yaitu data atributif mengenai data teknis mengenai gambar JPEG tersebut, seperti tipe kamera yang digunakan untuk mengambil gambar JPEG tersebut, spesifikasi pengambilan gambarnya, hingga software grafis yang digunakan untuk memprosesnya.

Keunggulan format JPEG adalah ukurannya yang sangat kecil sehingga sangat portabel dan memudahkan preview serta sharing dengan cepat. Dalam kasus fotografi digital, penggunaan output JPEG mempercepat penulisan data gambar ke dalam memory card, serta menambah data gambar yang dapat dimuat dalam sebuah memory card.

bbbb

Kekurangan format JPEG adalah format kompresinya yang “loosy” sehingga kualitas gambar cenderung menurun. Untuk kepentingan preview mungkin ini tidak menjadi masalah, namun untuk kepentingan printing (terutama yang berukuran besar) ini menyebabkan degradasi kualitas gambar dibanding menggunakan format TIFF

http://www.ilmugrafis.com/artikel

Efek Taman Fantasi

Wow lama tidak memuat tutorial foto efek, Tutorial Photoshop photo efek kali ini bertema Taman Fantasi. Penasaran cara membuatnya mari kita ikuti caranya:

  1. Buka Photoshop anda, disini saya menggunakan Photoshop CS5
    klo anda mengikuti tutorial ini disarankan menggunakan minimal CS3 atau versi di atasnya
    setelah itu download bahan-bahan pembuatan tutorial ini di sini:

Masukkan gambar yang telah disediakan ilmugrafis [anda download di atas] ke dalam photoshop
caranya: tekan CTRL + O pilih gambar yg akan diedit [telah anda download]

f

 

  1. Buatlah seleksi dengan menggunakan PEN TOOL untuk menghilangkan background pada gambar wanita fantasy kita, caranya ada disini:
    Memisahkan dan Menghapus Background [versi video tutorial]
    ingat dibutuhkan kesabaran tingkat tinggi dalam menyeleksi :)
    sehingga kita dapatkan gambar seperti ini

g

wanita fantasy tanpa background

  1. Masukkan foto wanita tadi ke gambar Taman Fantasy menggunakan Move Tool
    bagi yang belum tahu caranya silahkan pelajari disini:
    Menggabungkan Gambar ke Dalam 1 Kanvas
    Hasilnya:
    Jangan lupa transform object agar sesuai dengan ukuran yang kita inginkan
    caranya: Tekan CRTL + T
    selengkapnya klik disini Penjelasan dan Penguasaan Teknik Transform

h

 

  1. Beri sedikit masking pada bagian Rok Tuan Putri (wanita fantasy)

i

setelah itu
ikuti angka – angka yg ditunjukkan gambar arahan di bawah ini

j

klik pada area masking panah [1], klik brush Tool [2], atur background dan foreground menjadi hitam – putih [3], sapukan rounded brush dengan Hardness 0% ke rok Tuan Putri
hasilnya kurang lebih seperti ini:

k

 

  1. Sekarang waktunya menambahkan brush rumput untuk menambah kesan alami pada bagian rok tuan putri
    cara menambahkan brush photoshop ada disini:
    Pemasangan dan Penggunaan Brush Photoshop Lengkap
    setelah terpasang jangan lupa nonaktifkan Color Dynamic pada settingan brush

l

 

sekarang mulai klik brush pada bagian rok sehingga rumput tampak mengelilingi rok dan terlihat natural

m

 

  1. Berikutnya menjadikan rambut tampak alami dengan Smudge Tool

n

 

dan klik kanan dan tahan mouse pada rambut dari bagian dalam ke bagian luar, sehingga ada efek rambut acak-acakan seperti tertiup angin
anda juga bisa menggunakan zoom tekan [Z] untuk memperoleh tampilan/detail lebih besar
hasilnya kurang lebih seperti ini:

0

 

  1. Sekarang warnai Tuan Putri sehingga tampilan warnanya lebih natural
    tekan CTRL + U

o

  1. Warnai Backgroundnya
    tekan CTRL + U
    p

 

sekarang warna backgrond menjadi lebih detil
selesai:

q

Efek Taman Fantasi
bisa juga ditambahkan efek2 yang lain yang telah kalian pelajari di ilmugrafis maupun web photoshop yang lain, jadi kreatifitas anda nantinya yang akan membuat segalanya jadi beda dan lebih menarik
Terima kasih, Semoga bermanfaat

Referensi http://www.ilmugrafis.com/photoshop_foto7.php?page=efek-taman-fantasy